Ubuntu adalah Sistem Operasi yang luar biasa, dibuat untuk memudahkan penggunanya dengan cara yang legal tanpa perlu repot terkait dengan lisensi, karena Ubuntu dikembangkan dibawah lisensi GNU General Public License (GNU GPL) dan GNU Lesser General Public License (GNU LGPL) secara free alias bebas untuk dipergunakan, didistribusikan sebanyak mungkin, dimodifikasi sesuai kebutuhan dan keinginan penggunanya. Dan yang tak kalah pentingnya adalah sistem keamanannya yang tangguh.
Membuat Bootable USB Flash Drive Linux Ubuntu
Ubuntu adalah Sistem Operasi yang luar biasa, dibuat untuk memudahkan penggunanya dengan cara yang legal tanpa perlu repot terkait dengan lisensi, karena Ubuntu dikembangkan dibawah lisensi GNU General Public License (GNU GPL) dan GNU Lesser General Public License (GNU LGPL) secara free alias bebas untuk dipergunakan, didistribusikan sebanyak mungkin, dimodifikasi sesuai kebutuhan dan keinginan penggunanya. Dan yang tak kalah pentingnya adalah sistem keamanannya yang tangguh.
MiniTool Partition Wizard, Lebih dari Sekedar Membuat Partisi
Membuat dan Mengatur Partisi di Windows
Mengenal Jenis Partisi pada Hardisk
Selayang Pandang Ubuntu
Ubuntu merupakan salah satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai perangkat lunak bebas. Nama Ubuntu berasal dari filosofi dari Afrika Selatan yang berarti "kemanusiaan kepada sesama". Ubuntu dirancang untuk kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia, dan telah dipakai secara luas.
Muqaddimah Penyusun Kitab Hadits Arba’in (Al-Imam An-Nawawi)
Segala puji bagi Allah ! Tuhan seru sekalian alam ! Penguasa langit dan bumi, yang mengatur urusan seluruh makhluk yang mengutus Rasul-rasul shalatuhu wasalamuhu 'alaihim kepada sekalian mukallaf, untuk memberi petunjuk dan menerangkan kepada mereka urusan-urusan agama, dengan dalil-dalil yang pasti dan bukti-bukti yang nyata, aku mensyukuri-Nya atas segala ni'mat-Nya, dan aku memohon penambahan dari karunia dan kemurahan-Nya.
Hadits Arba'in ke-1: Niat
عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ: إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِاالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَانَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَي اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوِمْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَاهَاجَرَ إِلَيْهِ
رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد ابن إسماعيل بن إبراهيم ابن المغيرة ابن بردزبة البخاري وأبو الحسين مسلم بن الحجّاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحَيهما الذَين هما أصح الكتب المصنّفة
Terjemah:
Dari Amiril Mu'minin Abi Hafsh Umar bin Al-Khaththab RA telah berkata: aku telah mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Bahwasannya segala amal perbuatan tergantung pada niat. Maka barangsiapa yang hijrahnya menuju (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kearah (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Barangsiapa yang hijrahnya itu karena dunia (harta dan kemegahannya), atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kearah yang ditujuinya”.
Diriwayatkan oleh dua orang ahli hadits: Abu 'Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrahim bin Mughirah bin Bardizbah, Al-Bukhari (orang Bukhara), dan Abul Husain Muslim bin Al-Hajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An-Naisaburi, di dalam kedua kitab mereka yang paling shahih diantara semua kitab-kitab hadits.
Langganan:
Postingan (Atom)




